Rabu, 05 Juli 2017

Papan Bimbingan


A. Pengertian Papan Bimbingan
Papan Bimbingan merupakan salah satu media yang efektif bagi perubahan perilaku peserta didik. Papan Bimbingan adalah papan yang khusus digunakan untuk mempertunjukkan materi-materi Bimbingan dan Konseling yang berisi artikel, gambar, poster, dan objek dalam bentuk tiga dimensi. Papan bimbingan merupakan media untuk memberikan informasi, imbauan, tempat menuangkan kreativitas, gagasan dan ide bagi peserta didik dan semua warga sekolah.
Layanan informasi merupakan salah satu jenis layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah yang memungkinkan peserta didik (konseli) menerima dan memahami berbagai informasi. Layanan informasi bertujuan untuk membekali individu dengan berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal yang berguna untuk mengenali diri, merencanakan, dan mengembangkan pola kehidupan sebagai pelajar serta guna membantu siswa agar dapat terhindar dari berbagai masalah yang dapat mengganggu pencapaian perkembangan peserta didik, baik yang berhubungan dengan diri pribadi, sosial, masalah belajar ataupun kariernya.
Dari paparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa papan bimbingan merupakan media informasi BK yang didalamnya terdapat informasi bimbingan yang dapat membantu peserta didik dan ditampilkan secara menarik, menggunakan bahasa lugas dan mudah dipahami sehingga peserta didik tertarik untuk membacanya. Papan bimbingan ini bertujuan agar membekali peserta didik dengan berbagi informasi pengetahuan dan pemahaman tentang berbagi hal yang berguna untuk mengenali diri dan merencanakan dan mengembangkan pola kehidupan. Selain itu, berdasarkan isi materi-materi yang disampaikan dalam papan bimbingan tidak boleh disamakan dengan papan pengumuman biasa ataupun majalah dinding. Hal ini dikarenakan, materi yang disampaikan dalam papan bimbingan berisi tentang informasi yang memba peserta didik, seperti : Bidang Pribadi, Bidang Sosial, Bidang Belajar, maupun Bidang Karir.

B.     Manfaat Papan Bimbingan
Manfaat Media Papan Bimbingan, secara umum media mempunyai kegunaan diantaranya:
1.            Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis.
2.            Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indra.
3.            Menimbulkan gairah peserta didik, interaksi lebih langsung antara perserta didik dan guru BK.
4.            Proses layanan Bimbingan dan Konseling dapat lebih menarik.
5.            Kualitas layanan Bimbingan dan Konseling dapat ditingkatkan.
6.            Meningkatkan sikap positif pererta didik terhadap materi layanan BK.
7.            Dapat mengatasi berbagai keterbatasan pengalaman peserta didik.
8.            Dapat mengembangkan keinginan dan minat baru.
9.            Dapat membangkitkan motivasi dan merangsang peserta didik lebih giat belajar.
10.        Jadi, Media Papan Bimbingan sangat membantu dalam berlangsungnya pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling. Madia Papan Bimbingan memudahkan pemahaman bagi peserta didik dan dengan media papan bimbingan konselor atau guru BK menjadi sangat terbantu serata lebih efektif. Media Bimbingan dan Konseling dalam penggunaannya harus relevan dengan tujuan atau kompetensi yang ingin dicapai dan isi layanan BK itu sendiri. Media juga untuk meningkatkan kualitas layanan Bimbingan dan Konseling, pada umumnya BK yang disampaikan dengan menggunakan media akan tahan lama dalam ingatan para peserta didik.

C.    Kelebihan dan Kekurangan Media Papan Bimbingan
1.      Kelebihan
·         Pembuatannya mudah dan biaya terjangkau.
·         Bisa menarik perhatian peserta didik.
·         Melatih kreativitas.
2.      Kekurangan
·         Membutuhkan ketrampilan dan kesabaran dalam pembuatannya.
·         Penyajian pesan hanya dalam unsur visual saya (yang dapat dilihat)

D.    Cara Pembuatan Papan Bimbingan
1.            Ukuran papan bimbingan tidak boleh terlalu besar ataupun terlalu kecil.
2.            Ukuran hutufnya jangan terlalu kecil agar mudah dibaca.
3.            Papan Bimbingan harus dapat menarik perhatian.
4.            Alas untuk papan bimbingan dapat menggunakan sterofom atau triplek.
5.            Agar menarik, perlu dicat dengan wara dan diberi bingkai agar terlihat rapi.
6.            Berilah judul yang menarik dengan warna dan ukuran yang besar agar terlihat jelas.
7.            Kumpulkan bahan-bahan berupa gambar, krtun objek, buku, poter, lem, gunting dan lain-lain.
8.            Gunakan gradasi warna agar lebih menarik peserta didik untuk melihat.
9.            Gunakan penyajian dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh peserta didik, bukan bahasa yang terlalu formal.
10.        Lay out dan design menggunakan teknik dummy, yaitu meletakan gambar agar seimbang.
11.        Tempelkan materi dalam papan bimbingan sesuai dengan fungsinya.



Pohon Karir

A. Pengertian Pohon Karir
Pohon karir atau pohon harapan merupakan alat atau media untuk membantu penyampaian materi tentang bimbingan karir umtuk memilih, menyiapkan diri, mencari, dan menyesuaikan diri terhadap karir yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya sehingga dapat mengembangkan dirinya secara optimal sehingga dapat menemukan karir yang efektif dam memberikan kepuasan dan kelayakan dan melalui kegiatan bimbingan kelompok dengan menggunakan media pohon harapan mampu menumbuhkan motivasi belajar yang menjadikan siswa sosok yang memiliki impian dan harapan hidup di masa yang akan datang.

B. Tujuan Pohon Karir
Ada 2 tujuan Pohon karir yaitu Tujuan Umum dan Tujuan Khusus:
1.      Tujuan Umum
Tujuan umum adalah membantu siswa dalam pemahaman dirinya dan lingkungannya, dalam pengambilan keputusan , perencanaan, dan pengarahan keputusan perencanaan, dan pengarahan kegiatan-kegiatanyang menuju kepada karir dan cara hidup yang akan memberikan rasa kepuasan karena sesuai, serasi, dan seimbang dengan dirinya dan lingkungannya.
2.      Tujuan Khusus
·         Meningkatkan pemahaman diri siswa
·         Meningkatkan pemahaman siswa tentang dunia kerja
·         Membina sikap yang serasi terhadap partisipasi
·         Meningkatkan kemahiran berpikir agar mampu mengambil keputusan
·         Mengembangkan nilai-nilai sehubungan dengan gaya hidup yang di cita-citakan

C, Fungsi Pohon Karir
1.      Fungsi persiapan
Guru memberikan informasi mengenai perguruan tinggi atau studi lanjut yang di dapatkan  oleh siswa
2.      Fungsi pencegahan
Guru dapat memberikan bantuan agar siswa tidak kesulitan di dalam memahami tentang dirinya sendiri yang berkaitan dengan pekerjaan sehingga mencegah siswa salah dalam  menentukan langkah-langkah dalam menemukan karir yang di khendaki.
3.      Fungsi penempatan           
Guru akan membantu penempatan para siswa pada bidang atau jenis pendidikan, misalnya dalam hal penjurusan atau pelatihan dan pekerjaan sehingga dapat mengambil keputusan sendiri secara bijaksana.
4.      Fungsi penyesuaian
Guru pembimbing membantu siswa dalanm menyesuaikan diri dengan jenis-jenis pekerjaan yang ada di lingkungan sekitarnya.

5.      Fungsi pengembangan
Guru membantu siswa dalam mengembangkan seluruh pribadinya secara terarah dan mantab pada minat kerja.

D. Prinsip-prinsip pohon karir bagi sekolah
·         Seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan dirinya dalam pencapaian kariernya secara tepat.
·         Setiap siswa harus memahami bahwa karier itu adalah sebagai suatu jalan hidup, dan Pendidikan adalah sebagai persiapan dalam hidup.
·         Siswa hendaknya dibantu dalam mengembangkan pemahaman yang cukup memadahi terhadap diri sendiri dan kaitannya dengan perkembangan sosial pribadi dan perencanaan Pendidikan karier.
·         Siswa secara keseluruhan hendaknya dibantu untuk memperoleh pemahaman tentang hubungan antara pendidikannya dan kariernya.
·         Setiap siswa hendaknya memilih kesempatan untuk menguji konsep, berbagai peranan dan keterampilannya guna mengembangkan nilai-nilai dan norma-norma yang memiliki aplikasi bagi karier di masa depan.

E. Proses pelaksanaan atau pembuatan pohon karir
·         Kegiatan ini di beriakan dalam bentuk kelompok.
·         Anggota kelompok terdiri dari 5-8 anggota kelompok.
·         Pemilihan anggota kelompok dipilih secara acak yaitu berdasarkan hasil assessment guru BK.
·         Pilih 3 orang siswa yang motivasi belajarnya endah, nilai rapport rendah dan memiliki banyak alpa dipresensi. Selanjutnya dipilih 5 siswa lagi yang presensinya bagus.
·         Kemudian disatukan dalam satu kelompok metode pembentukan kelompok agar siswa lebih bersosial dan saling bertukar pendapat.


Selasa, 16 Mei 2017

KIAT KIAT SUKSES BELAJAR

KIAT KIAT SUKSES BELAJAR
A.    Pengertian Belajar
Menurut pengertian secara psikologis, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan-perubahan tersebut akan nyata dalam seluruh aspek tingkah laku. Pengenrtian belajar dapat didefinisikan sebagai berikut:
“Belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannnya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.” (Slameto:2)[1]

B.     Jenis-jenis belajar
Menurut slameto dalam buku Belajar&Faktor-faktor Yang Mempengaruhi ada 11 jenis belajar yaitu:

1.      Belajar bagian (part learning, fractioned learning)
2.      Belajar dengan wawasan (learning by insight)
3.      Belajar diskriminatif (discriminative learning)
4.      Belajar global/keseluruhan (global whole learning)
5.      Belajar incidental (incidental learning)
6.      Belajar instrumental (instrumental learning)
7.      Belajar intensional (intensional learning)
8.      Belajar laten (latent learning)
9.      Belajar mental (mental learning)
10.  Belajar produktif (productive learning)
11.  Belajar verbal (verbal learning)

C.    Tujuan belajar
Diantara beberapa tujuan belajar adalah sebagai berikut: (Sadirman, 2008:28)
1.Untuk mendapatkan pengetahuan Hal ini ditandai dengan kemampuan berfikir. Pemilikan pengetahuan dan  kemampuan  berfikir  sebagai  yang  tidak  bisa  dipisahkan.  Dengan  kata lain  tidak  dapat  mengembangkan  kemampuan  berfikir  tanpa  bahan pengetahuan,  sebaliknya  kemampuan  berfikir  akan  memperkaya pengetahuan.  Tujuan  ialah  yang  memiliki  kecenderungan  lebih  besar perkembanganya  di  dalam  kegiatan  belajar.  Dalam  hal  ini  peran  guru sebagai pengajar lebih menonjol.

2.Penanaman konsep dan keterampilan Penanaman  konsep  atau  merumuskan  konsep,  juga  memerlukan suatu keterampilan. Keterampilan itu memang dapat di didik, yaitu dengan banyak melatih kemampuan.

3.Pembentukan sikap Dalam menumbuhkan sikap mental, perilaku dan pribadi anak didik, guru  harus  lebih  bijak  dan  hati-hati  dalam  pendekatanya. Untuk  ini dibutuhkan kecakapan mengarahkan motivasi dan berfikir dengan tidak lupa menggunakan pribadi guru itu sendiri sebagai contoh. 
Biasanya dalam proses belajar sesorang siswa terkadang suka mengalami kesulitan seperti dibawah ini:
D.    Masalah Kesulitan Belajar
Masalah belajar adalah kondisi yang dialami siswa dan menghambat usaha dalam mencapai tujuan  belajar. Hambatan yang bersumber dari luar antara laindari dalam diri sendiri. Hambatan yang bersumber dari luar antara lain seperti kurangnya perhatian orang tua, hubungan dengan anggota keluarga yang  tidak harmonis, kurang sarana belajar, mempunyai konflik dengan teman, gaya mengajar guru yang kurang menarik, teman pergaulan  yang  tidak kondusif dan sebagainya[2]
Berikut cara mengatasi kesulitan belajar dan cara belajar yang efektif:
E.     Cara Belajar Efektif dan Efesien
Menurut Mukhsinul Mubarok  dalam buku 50 TIPs SUKSES untuk meraih PRESTASI BELAJAR ada beberapa cara agar belajar menjadi efektif dan efisien :

·         Pahami Gaya Belajar
Hal ini penting agar dapat menyesuaikan dengan hal-hal yang dapat mendukung proses belajar tersebut. Adapun gaya belajar yang dimaksud, yaitu gaya belajar visual, auditorial, atau kinentesis
·         Ciptakan Suasana yang Kondusi
Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang dipelajari benar-benar dapat dipahami, seseorang harus tenang dan dalam keadaan yang nyama. Sehingga konsentrasi terjaga
·         Lihatlah Garis Besarnya Dahulu
Jika membaca bahan pelajaran yang baru jangan langsung masuk diri kedalamnya. Seseorang bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah semua sub judul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jika membaca yang cukup panjang, bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya.
·         Buatlah Catatan Intisari dari Bahan Pelajaran
Kalau seseorang  meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan  kecil, maka akan sangat membantu seseorang mengingat bahan pelajaran itu.
·         Mengulang Pelajaran
Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru di ulang bisa membuatmu selalu ingat akan materi tersebut.
·         Berlatihlah Teknk Kemampuan Mengingat (Non Eksakta)
Agar lebih mudah ingat sebaiknya materi yang akan dihafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci dengan formulasi yang mudah diingat seperti contohnya: mejikuhibiniu(merah, jingga,  kuning, hijau, biru, nila, dan ungu)

·         Berlatih Menghafal Rumus/Formula(Eksakta)
Untuk pelajaran eksakta (menggunakan rumus-rumus) upayakan tulis runus-rumus tersebut pada folio, karton, manila dsb. Tempelkan/gantungkan pada tempat belajar atau dikamar agar sering terlihat dan mudah mengingatnya
·         Belajarlah dengan Tekun dan Rutin
Belajar tepat waktu dan serius juga sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar, apabila jarang belajar maupun belajar hanya pada saat ujian saja pasti prestasinya tidak akan maksimal
·         Pilihlah Waktu Belajar Yang Tepat Serta Sempatkan Istirahat
Waktu paling tepat adalah sebelum makan atau beberapa jam sesudahnya. Proses belajar bakal  lebih cepat dan tidak perlu hingga tengah malam. Atau belajar sesudah sholat shubuh, karena jika belajar dalam keadaan tersebut akan mempermudah mengingat pelajaran yang dipelajarinya
·         Doa dan Restu Orang Tua
Doa bisa kalian lakukan setelah sholat ataupun saat melakukan aktifitas lain, jangan doa untuk diri sendiri saja tapi doakan orang tua dan siapapun yang di sayangin. Setelah itu mintalah restu kepada orangtua
F.     Tips Agar Pelajaran Cepat Masuk Ke Otak
Menurut Mukhsinul Mubarok  dalam buku 50 TIPs SUKSES untuk meraih PRESTASI BELAJAR ada beberapa cara agar dalam proses pembelajaran mudah  diterima ke otak:

1.      Refresh your mind
Sebelum belajar berwudhulah, lalu dilanjutkan dengan doa agar apa yang dipelajari dapat bermanfaat di dunia dan akhirat

2.      Step by Step
Belajar sekaligus akan mudah lupa tapi jika belajarnya sedikit demi sedikit akan selalu tersimpan dalam memori

3.      Understanding The Lessons
Sebelum menghafal usahakan terlebih dahulu untuk memahami garis besarnya.
4.      Making  Note and Conclusion
Belajar yang efektif adalah dengan cara membaca ulang kembali pelajaran dengan membuat catatan dan kesimpulan dari apa yang telah dipelajari

5.      Choosing Ideal Time For Study
Pemilihan waktu yang  tepat  yang dapat memepermudah anda dalam  memahami materi

6.      Understanding What The Teacher Wants
Cari tahu apa yang diinginkan guru  karena ada guru yang meminta jawabannya sefaham

7.      Consistence
Usahakan selalu menyediakan  waktu belajar dengar cara time table



[1] Slameto, 2010. Belajar&Faktor-Faktor Yang mempengaruhi, Jakarta:  PT.Rineka Cipta, hlm.2
[2] Lilik Sriyanti, 2013. Psikologi Belajar, Yogyakarta: Ombak, hlm. 143